Zona Merah Sinabung Jadi Kawasan Hijau

Zona Merah Sinabung Jadi Kawasan HijauTANAH KARO – Sekitar 15 desa dan 4.046,5 hektar lahan pertanian yang ada dalam zona merah (radius 5 km) Gunung Sinabung bakal dijadikan kawasan hijau dan dilindungi.

Sementara itu, penduduk yang selama ini bermukim di wilayah tersebut akan dipindahkan ke lahan hutan produksi. Lahan dimaksud adalah wilayah Siosar, Pernantin, Sibuaten, dan Batu Gajah.

Ke-15 desa yang masuk zona merah Sinabung adalah Desa Sigaranggarang, Bekerah, Simacem, Sukanalu, Desa Kuta Rayat, Desa Gamber, Berastepu, Desa Kuta Tonggal, Desa Sukameriah, Gurukinayan, Desa Selandi, Desa Perbaji, Temburun, Mardinding, dan Desa Kuta Mbaru.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Karo, Mulyanta Tarigan, di Kabanjahe baru-baru ini. Menurut Mulyanta, kawasan hijau dimaksud masih bisa diasumsikan sebagai lahan pertanian sesuai rekomendasi keamanan dari Badan Vulkanologi. Namun lahan ini tidak dapat diperjualbelikan dan warga tidak diizinkan berdomisili di sana.

Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Karo, Ir Martin Sitepu, mengatakan kawasan hutan produksi yang sudah diinventarisir berada di wilayah Siosar, Pernantin, Sibuaten, dan Batu Gajah. Di dalam dokumen catatan Dinas Kehutanan, cakupan luas hutan produksi di wilayah tersebut mencapai 7.000 hektar.

Setelah dievaluasi dan peninjauan lapangan, ternyata hanya ditemukan 2.000 hektar. Berarti dokumen data yang diinventarisir pemerintah daerah untuk kawasan hutan produksi, diduga sudah diklaim masyarakat menjadi lahan pertaniannya.

Bila data luasan hutan produksi yang sudah dipegang dan dapat diubah statusnya menjadi areal penggunaan lain (APL) diprediksi belum cukup sebagai pengganti, maka akan dilakukan upaya permohonan izin kepada Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.(wol/aa/waspada/data2)

Sumber: waspada.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*