Proses Belajar di SDN 1 Penyabungan Diliburkan Karena Peristiwa Kebakaran

Proses Belajar di SDN 1 Penyabungan Diliburkan Karena Peristiwa KebakaranPanyabungan – Tidak ada korban jiwa pada kebakaran dahsyat, Senin (26/9) pagi, di Jalan HM Nurdin, Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan. Namun, seorang korban mengalami luka bakar parah dan 10 warga lainnya luka bakar ringan.

Adalah Safaruddin Lubis (59), purnawirawan polisi yang juga pemilik rumah sekaligus gudang penyimpanan minyak tanah mengalami luka bakar cukup parah. Safaruddin mengalami luka bakar pada wajah, leher hingga di tangan. Saat ini, ia sedang dalam perawatan di RSU Panyabungan.

Selain Safaruddin, ada 10 warga lainnya yang mengalami luka bakar ringan sesuai dengan catatan Posko Kesehatan yang disediakan Dinas Kesehatan Kabupaten Madina di sekitaran lokasi kebakaran.

Satu di antaranya, Ikoh (25). Ikoh menuturkan, saat api masih berpusar di gudang minyak, banyak warga yang hendak menolong. “Namun, hawanya panas, jadi warga menyiram dari jarak 5 sampai 10 meter. Jarak 5 meter saja sudah terbakar. Kreta milik Pak Kuri (salah seorang korban), di luar bangunan tidak bisa digeser lagi. Orang-orang mau mengangkatnya, tapi sudah empuk meleleh. Di situ ada juga yang terluka,” kata pemuda yang mengalami luka bakar di tangan kanannya itu.

Warga cukup kesulitan untuk mencegah api menjalar ke bangunan lainnya di sekitaran gudang minyak tanah itu, apalagi untuk memadamkannya, warga hanya dibantu tiga armada pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Madina.

“Tidak terduga-duga, apinya sampai ke sini dibawa air selokan. Tadinya karena jauh, kami tak sempat mengeluarkan barang-barang,” kata Salmah, salah seorang korban yang rumahnya juga ludes.

Selain itu, imbas kebakaran juga menyebabkan anak didik di Sekolah Dasar Negeri 1 Panyabungan, terpaksa diliburkan. Pasalnya, sekolah berada di sekitar lokasi kebakaran.

Apalagi, hingga radius 50 meter dari deretan api, warga sudah mengevakuasi barang-barang dari rumah, hingga banyak di antaranya meletakkan sementara di bangunan sekolah. Saat ini, para korban membutuhkan uluran tangan dan bantuan. Warga pun sudah membuka posko penghimpunan bantuan di sekitaran lokasi sisa kebakaran. (mag 01)

Sumber: metrotabagsel.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*