Polisi Pertemukan Masyarakat Desa Aek Badak dan Desa Sihepeng

Polisi Pertemukan Masyarakat Desa Aek Badak dan Desa SihepengPanyabungan – Polisi dari Polres Tapsel dan Polres Mandailing Natal Sumatera Utara sore ini 20 September 2016, berhasil mempertemukan tokoh-tokoh dari dua daerah yang sedang berselih yakni Desa Sihepeng dan Desa Aek Badak Padomuan. Pertemuan itu sendiri membahas solusi perselisihan antar dua daerah akibat akun facebook salah seorang warga Pardomuan yang dinilai berbau SARA.

Selain dihadiri tokoh-tokoh dari dua daerah yang berbeda Kabupaten ini, juga dihadiri Kepala desa dan Dandim Sibolga Letkol.Inf.Richard.T.Tampubolon, Kapolres Mandailing Natal AKBP.Rudy Rifani serta tiga Direktur dari Polda Sumatera Utara dan Sekretaris Daerah Pemkab Mandailing Natal Drs. Syafei Lubis.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di sebuah Sekolah Dasar di Desa Aek Badak.

Dalam pertemuan itu diharapakan ada persepsi bersama dalam menjaga Kamtibmas antara dua desa yang berseteru.

Dalam pertemuan tersebut juga ada surat pernyataan berasama antara kedua daerah tersebut untuk sama-sama menjaga Kamtibmas .

Ditreskrimum Polda Sumut  Kombes. Drs. Nurfalah,SH dalam arahanannya di depan tokoh dan kepala desa dari dua desa yang bermasalah mengharapkan agar kedua desa sama-sama menjaga masyarakatnya agar menjaga kamtibmas, jangan terpancing isi-isu yang berifat provokatif.

Saat ini kata Kombes. Nurfalah, Polisi telah menurunkan ahli aiti untuk mencari siapa yang telah membuat status akun facebook yang telah meresahkan masyarakat dua daerah ini.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pemilik akun facebook atas nama Toni Darius mengaku bahwa dua bulan terakhir, dia tidak menggunakan akun facebook nya lagi. Jadi ada orang yang sengaja membajak akunnya dan membuat status yang menyinggung perasaan ummat beragama, demikian terang Kombes Nurfalah.

Direktur Krimum Polda Sumatera Utara tersebut menduga, ada yang sengaja hendakmembuat gaduh di wilayah Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal, untuk itu Timnya sedang melacak keberadaan pembajak akun facebook milik Toni Darius.

Dia berharap, kedua daerah yang sedang berselisih saling menjaga dan menyerahkan persolan ini kepada pihak Kepolisian.

Sementara itu untuk pengamanan, Polda Sumatera Utara menurunkan 250 personil Brimob yang berjaga-jaga di dua daerah yang berselih.

polisi-melakukan-penjagaan-di-daerah-perbatasan-tapanuli-selatan-dan-mandailing-natalPara aparat Kepolisian dari Dua Polres yakni Polres Tapsel dan Madina dibantu oleh Brimob untuk mendirikan tenda di Perbatasan.

Hal ini menghindari timbulnya gesekan-gesekan antar dua daerah yang sedang berselisih paham tersebut.

Sumber: startfmmadina.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*