Perpustakaan Madina Gelar Pelatihan Pengolahan Bahan Pustaka

Perpustakaan Madina Gelar Pelatihan Pengolahan Bahan PustakaUntuk peningkatan mutu pelayanan perpustakaan serta pelestarian koleksi yang berada di perpustakaan, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) gelar pelatihan pengolahan bahan pustaka selama 2 hari di aula Hotel Madina Sejahtera Panyabungan, Senin (27/28).

Pelatihan ini turut dihadiri Asisten III yaitu Bapak Sahdan Lubis, Ap, MM yang mewakili Bupati Madina, Kakan Perpustakaan dan Arsip Daerah yaitu Bapak Arbihuddin Harahap, SSTP, MM, dan peserta pelatihan dari tingkat SD, SMP dan sekolah agama.

Dalam sambutan Bupati Madina Drs. H. Dahlan Hasan Nasution yang dibacakan Asisten III Sahdan Lubis, Ap, MM mengatakan bahwa perpustakaan merupakan unit kerja yang bertugas mengumpulkan bahan pustaka, mengelola dan merawat, serta menyebar luaskan informasi yang diminati masyarakat umum yakni pelajar, mahasiswa maupun PNS.

Perpustakaan akan selalu bersentuhan dengan masyarakat dengan segala macam kebutuhan masyarakat yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pembentukan masyarakat, namun perpustakaan bukan saja menyediakan rekaman masa lalu masyarakat akan tetapi merupakan cerminan masa kini dan harapan masa depan, ungkapnya.

Pengembangan bahan pustaka maupun media yang siap pakai harus diproses secara teknis di perpustakaan, koleksi perpustakaan dicatat dan diproses dengan baik dan sistematis, hal ini bertujuan untuk memudahkan penyimpanan dan pencarian kembali, baik yang tercetak maupun tidak tercetak.

Kita mengharapkan masyarakat menyadari bahwa minat membaca sangat penting untuk diterapkan dalam memanfaatkan waktu sehingga fungsi perpustakaan sebagai pusat pendidikan, informasi, rekreasi dan konservasi dapat tercapai.

Kami sangat berterima kasih kepada narasumber dan fasilitator yang dengan tulus mambantu dalam memajukan perpustakaan di Kabupaten Mandailing Natal ini.

Kakan Perpustakaan dan Arsip Daerah Arbihuddin. S Harahap, SSTP, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesuai dengan UU Republik Indonesia nomor 43 tentang perpustakaan sebagai media pengolahan koleksi karya tulis, karya cetak, karya rekam secara profesional dengan baku untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, pelestarian informasi dan rekreasi mendukung memperlancar dan meningkatkan kualitas pelaksanaan dan pelayanan perpustakaan.

Koleksi perpustakaan telah di kumpulkan, diolah dan disimpan untuk disajikan kepada masyarakat umum untuk memenuhi kebutuhan informasi, dalam menyediakan koleksi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, perpustakaan perlu mengkaji kebutuhan pengguna yang dilayani dan dapat juga dibuat suatu kebijakan pengembangan yang tepat.

Saat ini minat membaca di Kabupaten Madina pada umumnya masih rendah, hal ini terbukti dari kunjungan di perpustakaan yang masih minim. Masyarakat khususnya pelajar lebih banyak mengunjungi warnet atau nongkrong di kedai kopi. Hal ini dikarenakan perpustakaan masih asing bagi masyarakat, ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*