Pengembangan Tanaman Hortikultura di Mandailing Natal

Pengembangan Tanaman Hortikultura di Mandailing NatalPanyabungan – Dengan adanya tindak lanjut MoU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB) diharapkan pengembangan holtikultura khususnya sayuran akan meningkat.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Madina, H.M Jakfar Sukhairi Nasution dalam kata sambutananya pada acara tindaklanjut MoU Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal dengan LPPM IPB tentang pengembangan Holtikultura diaula kantor Bupati Mandailing Natal, Jumat.

Wakil menyebutkan, sejak tahun 2015 yang lalu Kabupaten Mandailing Natal telah melakukan MoU dengan LPPM IPB untuk melakukan pembinaan dan pengembangan tanaman holtikultura khususnya sayuran untuk meningkatkan produktifitas dan kontinuitas tanaman sayur terutama komoditi kol bawang merah dan kentang.

“Mou tersebut sudah ditindak lanjuti sehingga diterbitkannya Keputusan Bupati Mandailing Natal Tentang program/kegiatan, lokasi dan SKPD pendukung pengembangan tanaman sayuran secara terpadu,” sebut wakil.

Dikatakannya, pada beberapa kecamatan seperti Kecamatan Batang Natal, Puncak Sorik Marapi Kotanopan dan Ulu Pungkut merupakan daerah-daerah yang potensial untuk dikembangkan tanaman Holtikultura seperti, kol, bawang merah dan kentang.

“Tanaman Holtikultura merupakan salah satu sumber pendapatan bagi petani didaerah tersebut akan tetapi perkembangan tanaman ini di Madina masih belum kompetitif dengan produksi yang berasal dari daerah lain baik pasar dalam daerah maupun luar daerah” ujarnya.

Dengan kondisi inilah kerjasama dari semua pihak termasuk kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan LPPM IPB sangat diharapkan dalam penyuksesan program tersebut.

Disamping pengembangan tanaman Holtikultura pada 4 kecamatan tersebut, Wakil juga mengharapkan program pengalihan tanaman ganja menjadi tanaman holtikultura di Kecamatan Panyabungan Timur juga diperhatikan.

“Mari kita manfaatkan kedatangan tim LPPM IPB untuk bertukar pikiran serta meminta saran pendapat sehingga para generasi muda indonesia nantinya bisa terlepas dari jeratan narkoba,” ucapnya.

Sumber: antarasumut.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*