Pemprovsu Tambah Penyuluh Untuk Dukung Swasembada Pangan

Sumut Tambah Penyuluh Untuk Dukung Swasembada PanganMedan, 11/12 – Provinsi Sumatera Utara bersiap menambah 200 tenaga penyuluh pertanian di tahun 2015 untuk mendukung target Pemerintah mencapai swasembada pangan tiga tahun ke depan.

“Penambahan penyuluh untuk membantu dan mendorong peningkatan hasil dan kualitas produksi pertanian Sumut yang dijadikan satu dari 12 provinsi penyumbang swasembada pangan nasional,” kata Kepala Badan Pelaksana Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Sumut, Bonar Sirait di Medan, Kamis.

Untuk mendorong swasembada pangan nasional dalam tiga tahun ke depan, Pemprov Sumut ditugaskan membuka lahan tanaman padi seluas 8 ribuan hektare dari 44 ribuan hektare yang sudah ada.

Namun, karena lahan tanaman padi di Sumut dinilai sudah cukup banyak, Sumut tahap awal hanya menyanggupi membuka lahan baru padi seluas 2.860 hektare.

“Sejalan dengan adanya rencana pembukaan lahan baru itu pulalah, maka Bakorluh berencana menambah jumlah penyuluh yang ada dewasa ini,” katanya.

Total jumlah penyuluh di Sumut sudah 4.178 orang dimana sebagai penyuluh PNS ada 1.278 orang yang terdiri dari 1.161 orang merupakan penyuluh PNS pertanian, 35 orang perikanan dan 82 orang di sektor kehutanan.

Kemudian ada penyuluh Tenaga Harian Lepas (THL) sebanyak 1.842 orang dan penyuluh swadaya 1.058 orang.

“Jumlah penyuluh memang terus bertambah tetapi belum maksimal dengan program satu desa satu penyuluh. Di Sumut ada 5.768 desa,” katanya.

Apalagi, kata dia, hingga dewasa ini belum semua kabupaten/kota memiliki badan penyuluhan. Adapun jumlah gabungan kelompok tani di Sumut sendiri ada 3.269 dengan jumlah kelompok tani 33.633.

“Sejalan dengan program swasembada pangan itu, Bakorluh juga mengupayakan peningkatan jumlah kelompok tani untuk semakin memudahkan pembinan/penyuluhan kepada petani,” katanya.

Banyaknya penyuluh dan petani akan mempercepat peningkatan produksi dan kualitas tanaman pangan Sumut khususnya beras yang merupakan bahan pokok utama.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, sewaktu di Medan, Rabu malam, menyebutkan, peran penyuluh harus ditingkatkan karena menjadi ujung tombak Pemerintah dalam program swasembada pangan tiga tahun ke depan.

“Dengan bantuan penyuluh membina dan menginformasikan hal hal penting terkait peningkatan produksi dan mutu hasil panen petani, maka swasembada pangan yang ditargetkan tiga tahun ke depan bisa lebih mudah dicapai,” katanya.

(Sumber: SumutProv.go.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*