Menyulap di Hari Anak Nasional 2017, Jokowi Pukau Ribuan Anak-anak Indonesia

Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi menghibur anak-anak dengan bermain sulap pada acara puncak perayaan Hari Anak Nasional 2017 di Pekanbaru, Riau, 22 Juli 2017.

 

PEKANBARU – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2017 di Pekanbaru, Provinsi Riau. Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang mengenakan jaket dan kaus Hari Anak Nasional 2017 warna merah putih, tiba di Lapangan Gedung Daerah Pauh Janggi, Pekanbaru, Provinsi Riau sekitar pukul 08.00 WIB.

Keduanya disambut atraksi dari polisi cilik dan sejumlah permainan tradisional oleh anak-anak Riau. Ada sekitar 3.000 anak Indonesia hadir dalam perayaan itu. Sejumlah menteri Kabinet Kerja ikut  mendampingi Jokowi, seperti Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Sekretariat Kabinet Pratikno. Hadir pula Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman serta Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan istri. Kedatangan Jokowi, langsung disambut dengan permintaan swafoto dan bersalaman oleh anak-anak.

Tema yang diusung pada Hari Anak Nasional tahun 2017 adalah “Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga” dengan pesan utama “Saya Anak Indonesia, Saya Gembira”. Tema itu dilatarbelakangi perlunya kesadaran keluarga Indonesia untuk mengasuh anak. Keluarga merupakan awal mula pembentukan kematangan individu dan struktur kepribadian seorang anak.

Disela-sela acara tersebut, Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana sempat bermain gasing di Lapangan Daerah Pauh Janggi, Pekanbaru, Provinsi Riau. Jokowi menyoroti berbagai hal terkait anak-anak seperti waktu belajar, bermain sosial media, dan juga perundungan atau bullying. Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo juga menunjukkan atraksi sulap yang memukau ribuan anak-anak. Misalnya atraksi saat Presiden Jokowi memasukkan tongkat sulap ajaibnya ke dalam pot yang kosong kemudian tiba-tiba pot berisi bunga. Atraksi sulap yang diperagakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini mendapat apresiasi dan tepuk riuh dari anak-anak yang hadir.

Presiden juga sempat menyampaikan keprihatinannya atas aksi perundungan yang masih kerap terjadi. Orang nomor satu di Tanah Air ini pun menyematkan pesan agar tidak ada lagi saling bully, terutama antar anak-anak. Dengan banyaknya kegiatan yang melibatkan anak-anak, diharapkan ke depan dapat menekan tingkat kekerasan terhadap anak. Presiden berpesan pada anak-anak agar dengan teman-temannya harus saling menghargai, saling membantu, dan saling menolong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*