Gudang Minyak Tanah Meledak, 17 Rumah Musnah Terbakar di Pasar Hilir

Gudang Minyak Tanah Meledak, 17 Rumah Musnah Terbakar di Pasar HilirPanyabungan – Allahu Akbar… Allahu Akbar… Azan membahana mengiringi upaya petugas pemadam kebakaran, Senin (26/9). Ini setelah gudang minyak tanah di Jalan Kolonel Muhammad Nurdin, Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, meledak lalu terbakar. Sedikitnya 17 rumah musnah.

Api yang berasal dari gudang minyak milik Safaruddin Lubis (59) itu, membumbung tinggi pada pagi hari sekira pukul 05.30 WIB. Ledakan terjadi beberapa kali, kemudian disusul api yang berkobar-kobar.

“Orang masih banyak di masjid. Tolong, tolong begitu sembari memukul tiang listrik, apinya cepat membesar. Yang pemilik gudang itu terbakar setelah mau menyelamatkan istrinya,” kata Ikoh, salah seorang saksi mata.

Api pertama menjalar ke sebelah kanan gudang, tepatnya ke rumah milik Mujur Nasution (73). Ratusan warga berusaha melakukan usaha pemadaman dengan penyiraman air seadanya dari selokan. Namun, api semakin menjadi. Lalu menjalar ke rumah di sebelah kiri gudang, yakni milik pasangan suami istri Yaskuri (56) dan Nunung.

Setelah membakar rumah di sebelah kanan dan kiri gudang, ledakan demi ledakan masih terjadi. Dahsyatnya, air seloka di pinggir jalan Kol HM Nurdin itu, berubah menjadi aliran api setelah minyak-minyak tanah tumpah dan mengalir ke drainase berukuran setengah meter itu.

Sekitar 50 meter dari titik awal api, kebakaran melebar ke gudang kayu dan material bangunan milik Sahruddin (Ucok Lolom) yang juga menjadi tempat tinggalnya. Api menjalar ke seluruh bangunan dan membakar seluruh isinya. Kemudian api merambat ke rumah milik H Zalzali.

Kegarangan api tak juga berhenti. Sepanjang aliran drainase itu, api menjalar ke bangunan-bangunan rumah yang dilewatinya. Akhirnya, dengan cekatan warga menutup aliran dengan mengunakan gundukan tanah.

Sepanjang yang dilewatinya hingga melewati gorong-gorong ke seberang jalan, api yang mengalir juga menghanguskan rumah milik Pak Canggih atau Yusran Piliang dan Kartini, Thamrin dan Hasanah, Sahruddin (Lian Bayo) dan Salmah, Ibrahim atau Alim dan sebagian rumahnya dan beberapa bagian rumah di sekitarnya.

Sementara dari pantauan di lokasi, dua unit mobil turut hangus terbakar serta sejumlah sepeda motor turut menjadi bangkai. Pihak Kepolisian hingga berita ini ditulis masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran dan kerugian yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah. (mag-01)

Sumber: metrotabagsel.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*