Gubsu: Kuatkan Silaturrahim, Hindari Buruk Sangka

Gubsu Kuatkan Silahturahim, Hindari Buruk SangkaMEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, mengajak seluruh umat Islam Sumatera Utara menyambut Ramadhan dengan sukacita, menguatkan silahturahim serta menghindari buruk sangka.

Hal itu disampakan Gubsu pada acara buka puasa bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Sumatera, Bupati/walikota, alim ulama, ormas keagamaan dan Pimpinan SKPD Provsu dan instansi terkait di Rumah Dinas Gubsu, Rabu (8/6).

Hadir dalam kesempatan itu Pangdam I BB, Kapolda, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Wakil Ketua DPRD Sumut, Ketua Pengadilan Tinggi, Pangkosek Hanudnas, Dan Lantamal I Belawan, Dan Lanud, Walikota Medan, Sekda Provsu Hasban Ritonga, Bupati Serdang Bedagai Soekirman, rektor USU dan UISU dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.

“Mari kita sambut Ramadhan dengan sukacita, karena Ramadhan adalah bulan pengampunan dosa,” ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas ibadah, Ramadhan menurut Gubsu juga adalah bulan silahturahmi. Karena itu ia mengajak memanfaatkan bulan Ramdhan untuk saling bersilahturahim, agar lebih dekat dengan satu sama lain.

Dikatakannya, silahturahmi bermanfaat menambah informasi, menjadikan kita lebih dekat, menambah rezeki dan umur panjang. Dia mengatakan, apabila para ulama, bupati, walikota, akademisi bersama sebagaimana dalam acara buka bersama kali ini, maka Sumut akan menjadi provinsi yang terdepan atau disegani di Indonesia. “Sebaliknya kalau kita menebar buruk sangka, saling suudzon, yang akan terjadi adalah yang sebaliknya. Tidak ada kepercayaan, saling curiga dan menimbulkan fitnah yang membuat suasana menjadi tidak baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubsu menyampaikan kabar baik bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sumut berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian. “Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara baru saja menerima hasil opini WTP. Semoga ini menjadi pemicu dan pemacu bagi Sumut untuk lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubsu mengajak semua pihak menjadikan Ramdhan sebagai momentum menjalin kebersamaan untuk Sumut yang lebih baik lagi ke depannya.

“Kita ingin Sumut menjadi provinsi yang membanggakan. Kalau Sumut menjadi tidak baik, kerugian bagi semua. Sumut adalah provinsi kita bersama, mari kita kawal bersama. Pemerintah dan masyarakat agar bergandengan tangan untuk kemajuan Sumut,” imbuhnya.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al’quran oleh qori Darwin Hasibuan, SPd. Sedangkan tausiah disampaikan oleh Ustad H Syamsul Arifin Nababan yang merupakan Ketua Ponpes Mualaf, Bintaro-Jakarta.

Ustads yang baru saja kembali dakwah dari Amerika Serikat dan Kanada mengatakan melihat kebangkitan Islam secara besar-besaran di Barat.

“Di Barat ukhuah terjalin baik, namun kenapa di tanah air justeru sebaliknya, terjadi saling fitnah dan suudzon,” ujarnya.

Hal itu menurutnya disebabkan banyak muslim di Indonesia melaksanakan ibadah namun tidak berkualitas, sehingga ibadah tidak memberi pengaruh apa-apa.

“Ibadah puasa yang kita jalankan harusnya memberi hasil luar biasa. Namun kerap ibadah hanya ritual, rutinitas,” tutupnya.(wol/rdn/data2)

Sumber: waspada.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*