Ayo, Hidupkan Lagi Budaya Siskamling

Ayo, Hidupkan Lagi Budaya SiskamlingMADINA – Budaya Sistem Kemanan Lingkungan (Siskamling) dan Marsipature Hutanabe (Martabe) belakangan ini sudah mulai dilupakan masyarakat. Padahal, Siskamling merupakan budaya dalam rangka menjaga Kamtibmas dan menciptakan suasana ondusif serta bertujuan menjaga kekompakan masyarakat.

Ketua Karang Taruna Madina M Alhasan Nasution kepada Metro Tabagsel, Minggu (24/7) mengatakan, salah satu budaya yang mulai ditinggalkan masyarakat adalah budaya Siskamling yang mengandung nilai dan manfaat yang besar enjaga Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat.

Menurut Alhasan, banyak manfaat budaya Siskamling menjaga lingkungan masyarakat dan sangat penting digalakkan lagi, guna menekan angka kejahatan tindakan pencurian yang sedang marak terjadi di Madina. Sisi lainnya, Siskamling juga bisa sebagai media yang dapat digunakan inteligen kepolisian dalam mengungkap pelaku-pelaku kejahatan seperti peredaran narkoba, judi dan tindakan kejahatan lainnya.

Alhasan mengaku prihatin, atas apa yang dialami masyarakat yang kehilangan kendaraan bermotor, pembongkaran rumah, dan kasusnya terjadi berulang kali. Belum lagi ekonomi masyarakat sedang terpuruk. Karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat supaya menghidupkan kembali budaya Siskamling dan memberdayakan aparat desa bersama Naposo Nauli Bulung, agar berjaga malam secara bergantian.“Kita yakin, apabila budaya ini kembali digalakkan akan dapat menekan angka kejahatan,” katanya.

Alhasan melanjutkan, digalakkannya Siskamling, akan membantu penegak hukum melaksanakan tugas dalam mengungkap dan menangkap pelaku kejahatan.

“Polisi bisa bekerjasama dengan masyarakat, menggandeng masyarakat dalam mengungkap pelaku kejahatan. Karena kerja sama antara kepolisian dengan masyarakat pasti sangat efektif dalam menekan semua tindakan kejahatan,” ucapnya. (wan)

Sumber: metrotabagsel.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.